Berita Media, Diskusi, Isu Tematik, Pandangan Anggota, Pandangan Fraksi, Pandangan Parlemen, Penyadapan, Pojok Komite, Upaya Hukum

Komisi III: RUU KUHP dan KUHAP, RUU Paling Berat yang Dibahas

Jakarta: KETUA Komisi III DPR RI, I Gede Pasek Suardika mengatakan, bahwa RUU KUHP dan KUHAP yang akan dibahas Komisi III adalah RUU yang paling berat dibanding RUU lain yang pernah dibahas.

“RUU KUHP dan KUHAP adalah yang paling berat dibahas. Makanya, kami memberikan waktu yang cukup lama kepada pemangku kepentingan dan pemerintah untuk memberi masukan,” ujar Gede Pasek di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (30/07).

Pasek pun menyinggung, mengenai beberapa pasal yang dinilai krusial, antara lain pasal perzinahan dan penyadapan.

“Ada beberapa pasal yang hingga kini masih menjadi perdebatan panjang. Pasal yang mengatur mengenai perzinahan, masih menjadi perdebatan apakah masuk dalam ranah pidana atau sanksi sosial,” imbuhnya.

Menurut Pasek, perzinahan harusnya bisa diselesaikan dengan hukum adat yang memberikan sanksi sosial kepada pelakunya, begitu juga dengan pasal mengenai santet yang sebetulnya mengatur tentang penipuan menggunakan bantuan gaib.

“Soal penyadapan, juga menjadi perdebatan apakah berlaku umum di mana KPK bisa masuk ke dalamnya, begitu juga dengan pasal hukuman mati dan penghinaan presiden,” tegas politikus partai Demokrat ini.

Beberapa pasal tersebut, kata Pasek, adalah bagian dari 766 pasal dalam RUU KUHP. Hingga kini, pembahasan RUU tersebut belum sampai ke tahap lanjut, bahkan DIM dari fraksi-fraksi di DPR pun belum masuk.

“Nantinya, kita akan membahas ini per cluster, supaya pembahasannya lebih sistematis, tidak per masalah yang malah membuat rumit. Kemudian turunannya kita serahkan ke tenaga ahli,” tandasnya. [prs-12]

Sumber : indonesiarayanews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *